kegiatan Detail

16 September 2013 Siaran pers Kuliah Umum Dr. Dino Patti Djalal di Universitas Pendidikan Indonesia

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dr. Dino Patti Djalal, memberikan kuliah umum di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung pada hari Senin pagi ( jam 10.00 WIB) tanggal 16 September 2013. Dalam kuliah umum berjudul ' Indonesia unggul di abad ke 21', Dubes Dino memberikan pemaparan di hadapan rektor, para mahasiswa dan seluruh civitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia mengenai kiat-kiat menjadi bangsa yang unggul di tengah persaingan di abad ke 21 yang semakin kompetitif, profil Indonesia yang semakin baik di dunia internasional dan harapan untuk terus memanfaatkan momentum tersebut.


Dubes Dino berbagi pengalaman kepada generasi muda mengenai pentingnya mengembangkan skill 'forward analysis" yaitu analisis yang mengarah ke depan untuk menentukan strategi dan solusi penyelesaian masalah. Hal ini penting karena selama ini di Universitas hanya mempelajari backward analysis, yaitu analisa mengenai apa yang sudah terjadi masa lalu dan bukan memprediksi masa depan. Dubes Dino juga menyampaikan bahwa generasi muda masa kini dihadapkan pada keharusan untuk mengembangkan potensi diri (skills) untuk menghadapi "jobs war" secara global, persaingan yang sangat ketat dalam dunia kerja sebagai akibat dari supply dan demand yang tidak seimbang antara pencari kerja dan dunia kerja.

Untuk menjadi bangsa yang unggul, kita harus mempunyai sifat "grit" (kegigihan) apabila menghadapi tantangan dan hambatan, dituntut juga harus bisa merubah mindset menjadi nasionalis unggul, yang mempunyai semangat internasionalis dan siap menghadapi serta memanfaatkan globalisasi. Oleh karena itu, diperlukan pemimpin yang memiliki visi unggul di bidang pendidikan dan inovasi.

Sebelum memberikan kuliah umum, Dubes Dino juga melakukan diskusi dan tukar pikiran dengan Rektor UPI dan jajarannya mengenai perkembangan pendidikan nasional, tantangan dan peluang ke depan.

ukan strategi dan solusi penyelesaian masalah. Hal ini penting karena selama ini di Universitas hanya mempelajari backward analysis, yaitu analisa mengenai apa yang sudah terjadi masa lalu dan bukan memprediksi masa depan. Dubes Dino juga menyampaikan bahwa generasi muda masa kini dihadapkan pada keharusan untuk mengembangkan potensi diri (skills) untuk menghadapi "jobs war" secara global, persaingan yang sangat ketat dalam dunia kerja sebagai akibat dari supply dan demand yang tidak seimbang antara pencari kerja dan dunia kerja.

Untuk menjadi bangsa yang unggul, kita harus mempunyai sifat "grit" (kegigihan) apabila menghadapi tantangan dan hambatan, dituntut juga harus bisa merubah mindset menjadi nasionalis unggul, yang mempunyai semangat internasionalis dan siap menghadapi serta memanfaatkan globalisasi. Oleh karena itu, diperlukan pemimpin yang memiliki visi unggul di bidang pendidikan dan inovasi.

Sebelum memberikan kuliah umum, Dubes Dino juga melakukan diskusi dan tukar pikiran dengan Rektor UPI dan jajarannya mengenai perkembangan pendidikan nasional, tantangan dan peluang ke depan.

0 Komentar