Aktifitas Terakhir Detail

Dino Tegaskan Tak Hanya Retorika soal Korupsi

Denpasar, Bali, 18 Februari 2014 - Menjawab pertanyaan seorang hadirin mengenai strategi pemberantasan korupsi dan upaya pencapaian millennium development goals (MDGs), peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat Dino Patti Djalalmengatakan bahwa dirinya tidak ingin hanya sekedar retorika belaka. Dino mengatakan dirinya mengusung konsep nasionalisme unggul dengan politik biaya rendah.

Dino mengatakan bahwa tim kampanyenya yang beranggotakan 10 orang hanya memerlukan biaya sekitar 17 juta Rupiah selama acara konvensi di Bandung termasuk biaya tranportasi dan akomodasi.

“Dan ini saya laporkan melalui Twitter mengenai dana kampanye saya secara terbuka kepada public,” papar Dino. Dino adalah satu-satunya peserta konvensi Capres Partai Demokrat yang secara sukarela melaporkan rekening kampanyenya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sedangkan terkait MDGs, Dino tidak sepakat kalau dikatakan prestasi capaian MDG Indonesia sangat buruk. Dino mencontohkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia sudah bisa ditekan hingga di bawah 12 persen, demikian pula angka kematian ibu dan anak sudah berhasil ditekan menjadi sangat rendah. Dino tidak setuju dengan nada pesimis mengenai prestasi pembangunan Indonesia di bawah SBY.  

“Capaian kita di bidang MDG, not so bad,” tegas Dino membandingkan prestasi Indonesia dengan negara-negara Amerika Latin dan negara-negara Asia lainnya.

Dalam pidato penutupannya Dino menegaskan bahwa dirinya akan terus mengusung Demokrasi yang mengedepankan meritokrasi, di mana setiap orang bisa maju karena prestasi dan kemampuannya. dan bukan karena berasal suku atau kelompok masyarakat tertentu. Dia berharap konvensi Capres Demokrat inipun bisa mengedepankan meritokrasi.

Konvensi calon presiden Partai Demokrat mengadakan debat bernegara di Hotel Aston Denpasar, Bali (18/2). 

Tema sosial budaya dan kesejahteraan rakyat menjadi topik utama yang  dibahas dalam acara debat tersebut.

Pelaksanaan debat kandidat capres Demokrat di Bali terbagi menjadi dua sesi, yaitu kelompok Garuda yang terdiri dari Pramono Edhie Wibowo, Irman Gusman, Anis Braswedan, Sinyo Haris Sarundajang  dan Marzuki Alie (berhalangan) tampil pada sesi pertama. 

Sementara pada sesi kedua, untuk kelompok Rajawali selain Dino Patti Djalal, ada Gita Wirjawan, Ali Masykur Musa, Hayono Isman, Endriartono Sutarto, dan Dahlan Iskan. Debat di Bali ini berakhir pada pukul 22.00 semalam.

0 Komentar